kumulai hari-hari bersamamu
dengan akad, putih dan laras
kau dan aku akan selalu rindu
mawadah di setiap nafas
tuhan membuat kita berpelukan
kita berpelukan dalam tuhan
dua nafsi, dua nafsu
selaut rindu, satu syamsu
tentu, kita akan terluka; itulah cinta
berjanjilah, kita selalu tersenyum, dan berdoa
kau dan aku akan selalu rindu
maka mulialah hari-hari bersamamu!
(Hikmat Darmawan, Lorong, Januari 2002)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar